mengapa kau hanya mendengar angin,
kenapa tak kau coba mencari tahu darimana angin membawa debu.
"kau ini, angin saja kau percayai"
sedangkan telah ku serahkan segalanya untukmu.
sebenarnya aku ingin duduk bersila satu tikar denganmu,
atau mengayunkan langkah,
dengan menuju satu titik didepan sana.
aku tak ingin sendiri,
dan tak ingin terpisah darimu,
hanya saja ceritamu sekarang mulai tak bisa dipercaya.
ternyata, tak semua yang kusuka harus kupilih,
termasuk kau...



0 komentar:
Posting Komentar